Selasa, 24 Maret 2009

Senyum aja

Satu hal yang membuat seorang itu tampak lebih menarik adalah senyum. Ketika sebuah senyuman merekah di wajah seseorang maka kedamaian pun meliputi. Tak ada rasa was-was bagi orang di sekitarnya. Tak ada rasa takut ataupun curiga dan serekah senyum itu seakan membawa kedamaian. Dan begitu pula sebaliknya seseorang yang berusaha untuk mempertahankan senyumnya ialah suatu hal yang begitu menarik, ia adalah orang yang berusaha untuk membagi kebahagiaannya. Tapi ada juga orang yang sedang bersedih nanmun tetap bertahan dalam senyumnya, melainkan ia adalah orang yang kuat dan penuh kesabaran dalam menghadapi segala masalahnya. Ia tak serta merta untuk mengajak orang dalam masalahnya karena ia menyadari bahwa itu adalah masalah baru baginya, bahkan ia akan berusaha bagaimana untuk menyembunyikan isi hatinya dan menciptakan sebuah kamuflase yang semakin menusuk dalam dirinya.
Bagi mereka yang senantiasa menjaga senyum, seakan ada sebuah kekuatan super yang tak terlihat yang dapat menundukan orang-orang di sekitarnya. Seorang bapak mengendarai motor atau mobil yang merasa di salip atau hampir di buat celaka oleh seorang pemuda yang ceroboh. Jika ia menjaga agar tetap senyum dalam kemarahannya. Maka anda akan melihat sang pemuda tadi akan merasa tidak enak hati dan begitu menyesali kesalahannya dan tak banyak orang yang demikian. Senyuman bapak tadi mengisyaratkan sebuah teguran keras bagi sang pemuda, namun teguran yang begitu lembut tapi tegas baginya. Dan sang bapak pun dapat menjaga kondisi hatinya.
Bayangkan jika saja sang bapak tadi marah dan menampakan wajah yang seram pada pemuda tadi. Ada beberapa kemungkinan yang terjadi yaitu sang pemuda akan pergi tanpa jejak dengan menggeber motornya sekencang-kencangnya karena ia menyadari bahwa ia bersalah dan takut. Kemungkinan kedua yang terjadi ialah sang pemuda menantang bapak tadi dan merasa tidak bersalah dan mencari pembenaran untuk dirinya, dan pada posisi ini masalah akan jadi lebih gawat. Bisa-bisa pertumpahan darah pun terjadi.
Dan anda boleh mencoba sebaliknya terhadap orang yang marah pada anda. Sebesar apapun kemarahannya dan jika itu anda hadapi dengan senyum maka yakinlah kemarahan sang pemarah tadi akan sedikit mereda, panas tersebut seakan tersiram dengan segarnya air. Dan banyak hal-hal lain yang menjadi keajaiban sebuah senyuman. Suatu aksi tanpa modal yang bisa merubah suatu keadaan baik itu keadaan kecil maupun keadaan yang lebih besar tergantung dari seberapa besar proporsional dan penempatan senyuman tersebut. Serta di dukung pula oleh moment yang tepat senyum itu merekah. Karena senyum tanpa sebab akan banyak mengundang persepsi banyak orang pula, yang di khawatirkan akan timbul fitnah.
Senyum adalah perlambangan ketenangan, kelembutan hati, kewibawaan, dan bijaksana. Senyum juga simbol kedamaian, dan keindahan, apa lagi senyum tersebut rekah dengan iringan lesung pipit.
Namun walaupun demikian tak semua senyum bermakna sama, karena ada kalanya juga senyum bermakna ganda bahkan menjadi sebuah perwujudan sikap seseorang. Pembagian senyum itu juga banyak; ada senyum berseri yang kita ceritakan di atas, ada senyum sinis, ada senyum hambar/hampa, ada senyam senyum.
Semua mewakili keberadaannya. Sehingga sebuah senyum dapat di maknai sesuai kondisi yang mewakilinya. Misalnya; seorang yang melihat tetangganya bertelevisi baru akan menampakan senyum sinis karena ada kedengkian dalam hatinya. Ia merasa tak terima dan berusaha untuk membuat keadaan berbalik dengan fitnah atau omongan yang meremehkan. Senyum sinis ini merupakan ironi dari sebuah makna senyum, karena sebenarnya tidak pantas di namakan sebagai sebuah senyum karena hanya terdiri dari ekspresi wajah seseorang yang terlihat seperti seyum.
Biasanya senyum ini agak timpang atau berat sebelah bisa jadi ke kiri atau ke kanan dan akan berlawanan arahnya dengan lirikan mata, dan orang yang tersenyum sinis umumnya akan membuang pandangannya. Dan kata-kata yang cocok untuk mengiringi senyuman sinis ini ialah ”menyunggingkan senyum” bukan tersenyum. Karena ia hanya aktifitas fisik semata. Senyum sinis dapat di jumpai pada orang-orang yang memiliki sikap benci, dengki, iri, meremehkan, dan ketidak percayaan.
Ada lagi senyum hampa. Senyum hamba juga hampir sama dengan senyum sinis, karena tak bisa di katakan mewakili sebuah senyuman. Senyum hampa ini hanyalah sebuah kamuflase atas kondisi hati seseorang. Bedanya dengan orang yang berusaha menjaga masalahnya dengan tersenyum ialah orang yang tersenyum hampa hanya aktifitas dari wajahnya saja yang tersenyum namun ia tidak berusaha untuk membangun suasana hatinya. Orang yang tersenyum hampa tak bisa di tebak, karena senyum hampa pada dasarnya sebuah sarana untuk membungkam gejolak hati seseorang. Dan jika sudah terlalu besar maka orang ini dapat membahayakan. Karena senyum hampa jika di perhatikan akan tampak kontras dengan keadaan normal seseorang tersebut antara sebelum ia tersenyum, saat ia tersenyum maupun sesudah ia tersenyum, dan satu hal yang mencirikan senyum hampa yaitu jika di hitung kecepatan senyumnya itu sangat cepat dan kembali pada posisi normal Sehingga anda harus peka membedakan mana senyum yang asli mengandung kegembiraan atau mana senyum hampa seseorang yang sedang gelisah yang sebenarnya lebih senang untuk menyendiri atau menghindari dirinya dari anda. Maka jika sudah dapat membedakan sebaiknya anda segera menjauh.
Dan yang terakhir ialah senyam-senyum. Anda akan di paksa untuk memutar otak saat melihat orang yang senyam-senyum. Beribu pertanyaan akan menggelayuti fikiran. Senyam senyum memang memiliki banyak makna. Saya tidak membayangkan jika anda berjalan di tengah keramaian kemudian semua orang terlihat senyam-senyum pada anda...saya yakin anda akan bingung dan merasa serba salah dan bertanya adakah yang salah?? Begitu juga jika kita menemukan seorang teman yang datang kerumah kita dengan keadaan senyam-senyum, anda juga akan binggung. Tapi senyam-senyum juga dapat bermakna kosong jika anda melihat orang yang berjalan dengan senyam senyum sepanjang jalan.......mungkin saja ia orang sedang mendapatkan suatu hal yang baik tapi bisa juga di artikan sebagai orang gila. Maka anda harus waspada
Sebenarnya apa yang saya tulis ini tidaklah ilmiah, dan hanya rekaan serta pengamatan sementara. Mungkin saja anda memiliki banyak kategori senyum lainnya. Mungkin senyum tipis, senyum sanyem, senyum miris, senyum meringis dll. Dan semua saya serahkan pada anda yang berteori. Dan itu tidak berarti penting.....karena yang terpenting ialah demikian pula saya menamai blog ini.
Kenapa? Karena tiap saat ada saja hal yang terjadi di belahan dunia ini entah duka maupun suka. Dan semuanya dapat kita apresiasikan dengan senyuman, dan semua terserah kita. Senyum yang bagaimana yang akan kita sampaikan. Karena saya yakin senyuman merupakan bentuk dari kesempurnaan sang kreator alam ini. Dan ia multifungsi. Saya hanya mangajak kepada kita sekalian untuk tersenyum dalam menyikapi semua hal, dengan ragam ekspresinya. Dan kita tak perlu di buat pusing melainkan ”SENYUM_AJA”.

1 komentar:

Anonim mengatakan...

tes...tess.